Sabtu, 01 Maret 2014

Perbedaan dan contoh lemak jenuh dan lemak tak jenuh





Nama dan rumus kimia dari sukrosa, sakarida, monosakrida, polisakarida!!

a.     Sukrosa
                                         
 






(2R,3R,4S,5S,6R)-2-[(2S,3S,4S,5R)-3,4-dihydroxy-2,5-bis(hydroxymethyl)oxolan-2-yl]oxy-6-(hydroxymethyl)oxane-3,4,5-triol

Nama lain

Gula; Sakarosa; α-D-glukopiranosil-(1→2)-β-D-fruktofuranosida; β-D-fruktofuranosil-(2→1)-α-D-glukopiranosida; β-(2S,3S,4S,5R)-fruktofuranosil-α-(1R,2R,3S,4S,5R)-glucopyranoside; α-(1R,2R,3S,4S,5R)-glukopiranosil-β-(2S,3S,4S,5R)-fruktofuranosida

b.     Sakarida (Karbohidrat)

Karbohidrat atau sakarida memiliki rumus umum Cn(H2O)m.



c.      Monosakarida

Monosakarida adalah jenis karbohidrat yang paling sederhana menurut susunan unsurnya karena hanya terdiri dari beberapa atom C. Monosakarida meliputi glukosa, fruktosa, dan galaktosa.


1.      Glukosa

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaZaDDZqaFDXXIRotn3IfGW-mZD2VeD4C2xajmwJQT85Vii4BeHDcSqGJ4AsWmFrsjM4gv0RgXMmR8IlUmO1DommGCET1PUXLSiBialtDM-XgFARcD8N6DI_V6pnCGcV9TCVHctKfe640/s200/glucosed.gifGlukosa dengan rumus umum C6H12O6


                        
2.     Fruktosa

Fruktosa, rumus molekulnya juga sama dengan glukosa dan galaktosa, C6H12O6. Ketiganya isomer. Namun karena fruktosa memiliki gugus fungsi yang berbeda dengan glukosa dan galaktosa, maka fruktosa berisomer fungsi dengan kedua monosakarida yang lain.

 


 
3.      galaktosa.

Galaktosa juga merupakan gula sederhana yang mempunyai rumus kimia yang sama dengan glukosa dan fruktosa namun memiliki struktur yang berbeda .  Galaktosa  monosakarida   C6H12O6                                                   

 




d.      Polisakarida
Rumus umum polisakarida yaitu C6(H10O5)n.

 



ada 3 (tiga) jenis yang ada hubungannya yaitu amilum, dekstrin, glikogen dan selulosa.

1.       Amilum (C6H10O5)n



 



2.      Glikogen rumus molekul (C6H10O5)n



 











3.       Selulosa  Rumus kimia selulosa adalah ( C6H10O5)n



 



2.                   Perbedaan  dan contoh lemak jenuh dan lemak tak jenuh

Jawab:
a.       Lemak jenuh

-          Lemak jenuh mudah dikenali dari bentuknya yang padat seperti lilin.

Dan banyak ditemukan pada produk yang berasal dari hewan seperti daging merah, mentega, atau susu murni. Pada bahan nabati, lemak jenuh dapat ditemukan pada minyak kelapa dan minyak sawit

-          Lemak jenuh memiliki sifat yang dapat menganggu tubuh yaitu dapat mengentalkan darah sehingga mudah lengket pada dinding pembuluh darah karena menggumpal yang tentu saja dapat mengganggu peredaran darah dalam tubuh.
-          Lemak jenuh juga mudah menempel pada dinding pembuluh darah dan dapat mengakibatkan pengerasan dinding pembuluh darah. Karena peredaran darah dan oksigen terganggu, penyakit lain seperti penyakit jantung, darah tinggi, dan stroke seringkali menyerang orang yang senang mengonsumsi makanan berlemak jenuh tinggi.

b.      Lemak tak  jenuh

-.       Jenis lemak ini umumnya berwujud cair pada suhu ruangan, namun dapat berubah menjadi padat jika disimpan pada lemari pendingin.
Banyak ditemukan pada bahan nabati seperti minyak sayur (minyak Zaitun, minyak bunga Matahari, minyak Wijen, minyak Kedelai, kacang-kacangan) dan Alpukat. Juga banyak ditemukan pada ikan-ikanan.
-.     Lemak jenis ini dikenal sebagai lemak baik karena sifatnya yang baik dimana kandungan kolesterol LDL yang dimilikinya lebih sedikit dibandingkan yang terdapat dalam lemak jenuh.
-.     Menurut para ahli lemak jenis ini dapat meningkatkan antibodi pada tubuh, menurunkan kolesterol LDL, dan menurunkan resiko serangan jantung.
3.  Tuliskan Rumus asam oleat dan asam laurat
            Jawab:
a.       Asam oleat (C17H33COOH)
b.      Asam laurat  CH3(CH2)10COOH

4.Sebutkan Kegunaan secara umum dan khusus dari protein

Fungsi protein bagi tubuh aadalah beragam, antara lain
menghasilkan energi; membangun sel dan jaringan baru; mengganti
sel dan jaringan yang rusak; menghasilkan materi pokok seperti enzim,
hormon, antibodi dan kromosom; menjaga kestabilan cairan tubuh;
dan berperan sebagai penyangga (buff er) pH.
Protein ada menyusun otot dan tulang, ada yang menyusun kulit, dan banyak
bagian tubuh lainnya.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar